Milenial

welcome to our blog

We are Magcro

An article is a word that modifies or describes the Noun. It is used before the noun to show whether it refers to something specific or not. So,
in a way, articles can also be described as a type of adjectives as they also tell us something about the nouns, like adjectives.

Articles are found in many Indo-European, Semitic, and Polynesian languages but formally are absent from some large languages of the world, such as Indonesian, Japanese, Hindi and Russian.
Diberdayakan oleh Blogger.

Featured post

Anime Outfit Ideas Drawing - Outfit design - 39 - closed by LotusLumino | Anime outfits ... : Oc drawings funny drawings drawing challenge art challenge poses manga drawing reference poses drawing tips drawing stuff drawing ideas.

Anime Outfit Ideas Drawing - Outfit design - 39 - closed by LotusLumino | Anime outfits ... : Oc drawings funny drawings drawing challe...

Cari Blog Ini

Arsip Blog

About

Featured Posts

Follow us

Site Links

Featured Posts

Posts

Comments

The Team

Blog Journalist

Connect With Us

Join To Connect With Us

Portfolio

  • Berikut cara gampang untuk cetak lembar Info GTK  Cara Cetak atau Print Lembar Info GTK Online 2017
    Cara gampang cetak lembar Info PTK/GTK 2017 dengan mengikuti langkah-langkah dibawah ini.
    Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menyediakan laman Lembar Info GTK. Layanan yang sanggup diakses secara online ini merupakan lembar validasi data guru yang berisi Data Individu menurut data yang dikirim dari Aplikasi Dapodik Sekolah Versi 2017. Data ini sebagai dasar penerbitan SK akseptor Tunjangan Profesi Guru (TPG) atau sumbangan sertifikasi. Jika masih terjadi kesalahan atau belum lengkap sanggup diperbaiki melalui aplikasi Dapodik.

    Baca juga: Besaran Tunjangan Guru Sesuai Gaji Terakhir

    Pada lembar Info GTK semester 2 tahun 2017 ada sedikit perubahan dalam artian penambahan beberapa hidangan gres ialah lembar cek sekolah induk, cek kiprah tambahan, cek riwayat kepangkatan dan Kenaikan Gaji Berkala dan cek kuncian rombel. Adapun lembar Info GTK ini haruslah dicetak atau diprint kemudian diserahkan ke admin simtun Dinas Pendidikan untuk dicek kembali kevalidan datanya menurut data bahwasanya sebelum sumbangan guru dicairkan.

    Berikut cara gampang untuk cetak lembar Info GTK 2017

    1. Klik tautan alamat Lembar cek Info GTK/PTK 2017 di http://223.27.144.195:8085/ atau http://223.27.144.195:8083/

    2. Login dengan memakai username dan password sesuai akun Login Validasi Data Guru. Jangan lupa memasukkan isyarat yang tertulis pada gambar diatas (kode capctha).

    3. Pada laman validasi data guru klik tombol "Cetak PDF/Printer" di sudut kanan atas, atau tekan dan tahan Ctrl, tekan aksara P (Ctrl dan P bersamaan).

    4. Pada laman selanjutnya pilih Save untuk menyimpan lembar isu GTK di komputer. Jika ingin mencetak klik tombol Print. Jangan lupa setting Printer yang anda gunakan.

    Perlu diingat, semua data yang ada di lembar isu GTK tersebut mengikuti perubahan data yang dilakukan pada aplikasi Dapodik sekolah. Apabila ada perubahan atau perbedaan dengan data yang sebenarnya, maka lakukan perubahan atau pembiasaan data di aplikasi dapodik sekolah masing-masing. Sebelum dibayarkan TPG triwulan 1 tahun 2017, akan diterbitan SK akseptor TPG semester 2 tahun pelajaran 2016/2017.
  • Guru akseptor TPG memang harus merupakan guru profesional dengan standar kompetensi tinggi 41.218 Guru Ikuti UKG Ulang Agar Dapat Tunjangan
    UKG ulang bagi 41.218 guru yakni sebuah kesempatan untuk menikmati derma profesi guru.
    Sebanyak 41.218 guru akan mengikuti Uji Kompetensi Guru (UKG) Ulang atau Ujian Tulis Nasional (UTN). Ini sebuah kesempatan bagi guru untuk menikmati derma profesi guru (TPG). UKG ulang diikuti oleh guru yang belum lulus UKG sehabis sertifikasi guru melalui Pendidikan dan Latihan Profesi Guru (PLPG) tahun 2016. UKG Ulang I akan dilaksanakan pada 25 hingga 29 April 2017.

    Baca juga: Jadwal Pelaksanaan UKG Ulang Tahun 2017

    Ikatan Guru Indonesia (IGI) memperlihatkan apreseasi kepada Pemerintah yang terus memperhatikan peningkatan kesejahteraan dan kompetensi guru. IGI berharap pemerintah sanggup lebih ketat dengan proses ini. Standar kelulusan minimal 80 persen yakni sesuatu yang masuk akal dan sebuah keniscayaan. Guru akseptor TPG memang harus merupakan guru profesional dengan standar kompetensi tinggi.

    "Pemerintah dilarang lagi mentoleransi untuk mememberikan TPG kepada guru-guru berkualitas rendah apalagi guru yang diterima dalam kurung waktu 2006-2015 bukan lagi tergolong guru-guru senior yang jauh dari teknologi," kata Muhammad Ramli Rahim, Ketua Umum Pengurus Pusat IGI yang kutip dari Tribunnews (30/03/17).

    Guru harus bisa secara berdikari membuatkan kompetensinya tanpa berharap pada pemerintah. Dengan UTN atau UKG ulang ini, IGI berharap, guru-guru yang mempunyai kompetensi tinggi sanggup memperolah penghargaan profesi dalam bentuk TPG. Kemendikbud memberi kesempatan bagi guru yang tidak lulus untuk mengulang ujian lagi, maksimal empat kali UTN atau UKG ulang.
  • Ada pihak yang keberatan dengan nilai kelulusan UKG yang mencapai  Nilai Minimal Kelulusan UKG 2017 Minta Diturunkan
    "Pemerintah harus efisien dalam memakai anggaran. UKG ini jangan dijadikan proyek".
    Nilai minimal (passing grade) kelulusan Uji Kompetensi Guru (UKG) 2016 dinilai terlalu tinggi. Pada UKG 2016 ditetapkan nilai minimal kelulusan sebesar 80 poin. Dalam UKG ulang 2017 yang dilaksanakan mulai 25 April mendatang, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) diperlukan menurunkan angka minimal kelulusan.

    Meski dinyatakan lulus pendidikan dan latihan profesi guru (PLPG), namun jikalau nilai UKG tidak sanggup mencapai 80 harus mengulang kembali. Setelah hasil UKG 2016 diumumkan, ada 41.218 orang guru dinyatakan tidak lulus. Sehingga mereka tidak mendapatkan akta profesi pendidik, sebagai syarat mendapatkan sumbangan profesi guru (TPG).

    Baca juga: 41.218 Guru Ikuti UKG Ulang Agar Dapat Tunjangan

    Mantan rektor Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) yang terlibat dalam pelaksanaan UKG 2016 Rochmat Wahab menegaskan bahwa nilai minimal kelulusan UKG itu ditetapkan oleh Kemendikbud bukan kampus LPTK (Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan). Ia menyampaikan tahun ini dirinya merupakan pihak yang keberatan dengan nilai kelulusan UKG yang mencapai 80 poin itu.

    Alasannya yaitu nilai rata-rata UKG tahun 2015 yang diperoleh guru hanya sekitar 43 poin. Menurutnya dari teori evaluasi, meningkatkan nilai kelulusan mencapai 80 poin, padahal nilai rata-rata guru hanya 43 poin, itu tidak realistis. Idealnya kenaikannya cukup 50 persen dari nilai rata-rata UKG tahun 2015.

    Sehingga jikalau nilai rata-rata UKG 43 poin, maka nilai kelulusan yang masuk akal itu cukup 65 poin hingga 70 poin. Menurut beliau nilai 65 poin hingga 70 poin itu sudah setara dengan skor B (baik). Guru besar bidang pendidikan anak berbakat itu khawatir jikalau Kemendikbud tetap memaksakan nilai minimal kelulusan UKG sebesar 80 poin.

    UKG ulang 2017 diikuti guru yang sudah mengajar semenjak 2006 dan sebelumnya. Pemerintah mendapatkan amanah untuk menanggung proses sertifikasi mereka. Jika Kemendikbud tetap kaku dengan nilai minimal 80 poin, akan ada guru yang tidak lulus UKG lagi. Sehingga akan dibuka kembali UKG ulang berikutnya, hingga seluruh guru yang menjadi tanggungan pemerintah lulus ujian.

    "Pemerintah harus efisien dalam memakai anggaran. UKG ini jangan dijadikan proyek," kata Rochmat yang kutip dari JPNN (30/03/17).

Comments

The Visitors says